kataku

Hukum Mengkafirkan Orang Lain

Hukum Mengkafirkan Orang Lain. Toleransi beragama, banyak sekali yang menyalah artikan tentang kalimat ini. Setahu saya, kata toleransi itu masih dalam konteks sosial, budaya, maupun agama tanpa adanya diskriminasi tentang hal tersebut. Ya, maksudnya tidak ada diskriminasi terhadap suatu kelompok yang memiliki perbedaan.

Hukum Mengkafirkan Orang Lain

Lantas yang sering menjadi perdebatan yakni toleransi beragama. Sebatas mana sih toleransi beragama itu? Nah toleransi beragama memang sangat diperlukan, terlebih lagi kita ini sebagai warga Indonesia yang negaranya bukan hanya memiliki satu agama saja, melainkan Islam, Kristen, Hindu, Budha, dll.

Menurut saya, toleransi beragama itu terdapat batasan, yakni sebatas maisah/pekerjaan, sosial, dan tidak terkait dengan keberibadatan. Maksudnya bagaimana, selama kita melakukan suatu pekerjaan, atau kerja sama itu diperbolehkan.

Ada pula yang berkaitan dengan sosial, yakni saling membantu sama lainnya, tidak hanya sepihak saja lantas apabila seorang muslim melihat orang ghoirul islam sedang butuh bantuan, maka seorang muslim tersebut wajib untuk menolong orang tersebut.

Hukum Mengkafirkan Orang Lain :

Toleransi beragama sendiri banyak sekali manfaatnya, yang paling menonjol adalah tidak mudah mengkafirkan seseorang. Hukum Mengkafirkan Orang Lain adalah dosa besar alias orang tersebut kafir sendiri nantinya. Soalnya apa, kafir atau muslim bukan manusia yang menentukan, melainkan Allah SWT. Allah SWT memiliki hak prerogatif untuk itu.

Allah SWT lah yang memiliki data setiap orang dan yang pantas untuk menentukan muslim tidaknya seseorang. Maka dari itu, kalau kalian merebut hak prerogatif Allah SWT dengan menyebutkan bahkan menganggap orang lain kafir dengan mudah, maka orang tersebut sendiri yang kafir.

Bahkan saya sendiri sebagai penulis, tidak bisa menentukan saya ini sebagai muslim, karena itu hak milik Allah yang menentukan. Lantas kenapa saya Sholat dan menjalankan perintah Allah SWT, itu karena saya ingin berusaha untuk jadi muslim dan diakui oleh Allah SWT.

Nah, sudah tahu kan Hukum Mengkafirkan Orang Lain, maka jangan sekali kali menganggap orang lain itu kafir karena itu akan berimbas pada dirimu sendiri.

Baca Juga :

Hukum Mengkafirkan Orang Lain | syifaus surur | 4.5