Blog

  • Ketua ISSI Palu Anwar Ismail Nyatakan Siap Maju Calon Ketua KONI Palu

    Ketua ISSI Palu Anwar Ismail Nyatakan Siap Maju Calon Ketua KONI Palu

    Palu,– Dunia olahraga Kota Palu mulai memanas menjelang Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Palu yang dijadwalkan berlangsung akhir Desember 2025. Salah satu figur kuat yang menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua KONI Palu adalah Anwar Ismail, Ketua Umum Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Palu.

    Dengan pengalaman panjang dan prestasi nyata di dunia olahraga, Anwar yang akrab disapa Wawan Coxy, mengusung visi besar untuk menyatukan seluruh elemen olahraga di Kota Palu melalui semangat kebersamaan dengan tagline “Together We Move, Together We Win!”

    “Tagline ini bukan sekadar kata-kata, melainkan komitmen untuk memastikan atlet, pelatih, dan pengurus bergerak bersama menuju kemenangan,” ujar Anwar saat ditemui awak media, Selasa (21/10/2025).

    Ia menegaskan, kepemimpinan KONI Palu ke depan harus berfokus pada pembinaan yang aktif, transparan, dan berorientasi pada prestasi. Menurutnya, KONI harus menjadi “rumah besar olahraga” yang hidup dan inklusif, di mana semua pihak merasa memiliki serta berkontribusi dalam membangun ekosistem olahraga daerah.

    “Kita perlu KONI yang dinamis, tempat setiap cabang olahraga bisa berkembang. Dengan kolaborasi, kita bisa mencetak prestasi yang membanggakan bagi Kota Palu,” tegasnya.

    Anwar bukan sosok baru dalam dunia olahraga. Di bawah kepemimpinannya, ISSI Palu berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara umum cabang balap sepeda pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Banggai, menyabet tujuh medali. Capaian tersebut menjadi bukti nyata kemampuannya dalam membangun semangat tim dan mengelola organisasi olahraga secara profesional.

    Masa kepengurusan KONI Kota Palu periode 2021–2025 di bawah kepemimpinan Rudi Wijaya Candra akan segera berakhir. Sejumlah nama mulai muncul dalam bursa calon ketua baru, namun Anwar Ismail menjadi salah satu kandidat yang paling siap dengan konsep dan rekam jejak prestasi yang jelas.

    Dengan semangat “Together We Move, Together We Win!”, Anwar Ismail bertekad menjadikan KONI Palu sebagai motor penggerak prestasi olahraga yang inklusif, profesional, dan berdaya saing tinggi. Publik kini menantikan langkah konkret dan arah baru yang akan ditawarkan Wawan Coxy dalam Musorkot mendatang.**

  • YAMMI Sulteng Desak Pemerintah Tindak Tegas PETI di Poboya

    YAMMI Sulteng Desak Pemerintah Tindak Tegas PETI di Poboya

    Palu, Kataku.net Yayasan Masyarakat Madani Indonesia (YAMMI Sulteng) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Senin (13/10/2025). Sekitar 40 orang massa aksi membawa berbagai spanduk dan perangkat aksi berisi tuntutan penindakan tegas terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sulawesi Tengah.

    Direktur Kampanye dan Advokasi YAMMI Sulteng, Africhal Kamane’i, menilai pemerintah tidak serius menanggapi persoalan PETI yang kian marak di Sulteng.

    Ia menegaskan, praktik tambang ilegal yang terus menjamur telah merugikan negara dan mengancam lingkungan secara serius.

    “Kegiatan pertambangan emas tanpa izin ini berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat sekitar. Tidak ada pengawasan dan penertiban serius dari aparat penegak hukum maupun pemerintah provinsi,” ujar Africhal.

    Ia menyoroti aktivitas PETI yang bahkan beroperasi di wilayah Kota Palu, hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari Markas Besar Polda Sulteng. Namun, hingga kini tidak ada langkah nyata penindakan.

    Menurut Africhal, praktik tambang ilegal di Palu bukan hanya merugikan negara hingga triliunan rupiah, tetapi juga menguntungkan segelintir pemodal atau cukong yang bersembunyi di balik istilah “tambang rakyat”. Rakyat, katanya, justru dijadikan tameng agar para pemodal tetap leluasa meraup keuntungan besar.

    YAMMI Sulteng juga menemukan dugaan rantai perdagangan sianida ilegal yang digunakan dalam proses pemurnian emas di lokasi tambang.

    Para pedagang sianida ilegal disebut bisa meraup keuntungan hingga ratusan miliar rupiah setiap tahun. Aktivitas ini sudah berlangsung lama tanpa ada tindakan tegas.

    Africhal menambahkan, kegiatan pemurnian emas secara ilegal tersebut menimbulkan ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar Teluk Palu.

    Proses pemurnian yang dilakukan secara serampangan menyebabkan zat kimia berbahaya, seperti sianida, dapat mencemari tanah dan udara.

    Hasil temuan YAMMI Sulteng menunjukkan, peredaran sianida ilegal di wilayah pertambangan Poboya mencapai sekitar 850 ribu kilogram per tahun.

    Penggunaan bahan kimia tersebut tidak mengikuti prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sehingga berpotensi mencemari lingkungan Kota Palu hingga 850 ribu ton per tahun.

    “Jika aktivitas ini terus dibiarkan, 20 tahun ke depan Kota Palu bisa menghadapi bencana ekologis serius akibat pencemaran sianida,” tegas Africhal.

    Ia menegaskan, negara harus hadir menghentikan kegiatan PETI dan perdagangan sianida ilegal. Negara, kata dia, tidak boleh kalah dari cukong tambang yang merusak lingkungan dan mengeruk kekayaan alam tanpa izin.

    “Jika aparat penegak hukum dan pemerintah provinsi enggan menertibkan tambang emas ilegal yang hanya berjarak 10 kilometer dari Polda Sulteng, maka bisa dipastikan negara tak berdaya di hadapan para pemodal tambang ilegal,” tutup Africhal.(*)

  • DPRD Palu Minta Pemerintah Serius Tangani Tambang Ilegal Usai Tewaskan Penambang di Poboya

    DPRD Palu Minta Pemerintah Serius Tangani Tambang Ilegal Usai Tewaskan Penambang di Poboya

    Kataku.net, – Anggota DPRD Kota Palu, H. Nanang, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya seorang penambang emas ilegal berinisial HR akibat longsor di area tambang Vavolapo, Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kamis (9/10/2025) malam.

    Nanang menilai, insiden yang menelan korban jiwa di kawasan tambang ilegal tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi. Ia menegaskan, peristiwa serupa yang terus berulang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

    “Sudah berulang kali tambang ilegal memakan korban. Ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Nanang di Palu, Sabtu (11/10/2025).

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan, dirinya beberapa kali menerima keluhan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah konsesi PT Citra Palu Minerals (CPM), area yang juga menjadi lokasi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI).

    Menurutnya, masyarakat khawatir aktivitas tambang ilegal akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan keselamatan mereka. Nanang bahkan mencurigai adanya potensi keterlibatan atau keuntungan yang diterima pihak perusahaan dari aktivitas tambang ilegal di wilayah konsesinya.

    “Jangan hanya fokus ke penambang ilegalnya, tapi ke CPM juga. Jangan-jangan mereka dapat jatah dari tambang ilegal itu,” tegas Nanang.

    Nanang yang dikenal memiliki latar belakang sebagai aktivis pencinta alam itu menyebut, aktivitas tambang ilegal telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah serta berdampak pada kehidupan sosial masyarakat sekitar.

    “Tambang emas ilegal merusak tatanan sosial, mencemari alam, dan membahayakan kesehatan manusia karena tidak mengikuti kaidah pertambangan yang benar,” jelasnya.

    Meski demikian, Nanang menyerukan agar semua pihak, termasuk pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan kepolisian, duduk bersama mencari solusi komprehensif agar tidak ada pihak yang dirugikan.

    “Saya harap semua pihak bisa duduk bersama mencari jalan keluar agar tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.***

  • YAMMI Sulteng Desak APH Bertindak Buntut Longsor di PETI Poboya

    YAMMI Sulteng Desak APH Bertindak Buntut Longsor di PETI Poboya

    Kataku,net, – Yayasan Advokasi Masyarakat Madani Indonesia (YAMMI) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyoroti kembali peristiwa longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, yang terjadi tadi malam.

    Kejadian tragis di lokasi tambang ilegal “Vavolapo” itu menewaskan seorang penambang berinisial HR yang tertimbun material longsor.

    Peristiwa ini bukan yang pertama terjadi di Poboya. Awal Juni 2025 lalu, dua penambang juga tewas tertimbun longsor di lokasi tambang ilegal “Kijang 30”.

    “Pola yang sama terus terulang: longsor datang tiba-tiba, menimbun pekerja yang sedang beraktivitas, dan merenggut nyawa begitu cepat,” kata Direktur Kampanye dan Advokasi YAMMI Sulteng, Africhal Khamane’i, Jumat (10/10).

    Africhal menegaskan, rentetan kejadian itu menunjukkan aktivitas PETI di Poboya telah menjadi “bom waktu” yang bisa meledak kapan saja dan memakan korban jiwa.

    Menurutnya, sebagian besar penambang adalah warga yang terdesak secara ekonomi, namun harus bekerja dalam kondisi berisiko tinggi tanpa standar keselamatan yang memadai.

    “Tidak ada pengawasan, tidak ada prosedur keselamatan, dan tidak ada jaminan perlindungan bagi para pekerja,” ujarnya.

    Yang lebih memprihatinkan, kata Africhal, aktivitas tambang ilegal di Poboya tetap beroperasi meski telah berulang kali menelan korban.

    “Pertanyaannya, mengapa praktik ilegal yang membahayakan nyawa manusia ini masih dibiarkan? Siapa yang diuntungkan dari aktivitas tanpa izin ini? Dan mengapa nyawa manusia seolah menjadi harga murah dalam bisnis gelap pertambangan?” tegasnya.

    YAMMI Sulteng mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polresta Palu dan Kejari Palu, serta instansi terkait lainnya, untuk mengusut tuntas jaringan dan aktor intelektual di balik operasional PETI Poboya yang sudah bertahun-tahun berjalan tanpa izin.

    “Tindak tegas para pemilik dan pengelola tambang ilegal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang mengatur sanksi pidana bagi pelaku tambang tanpa izin,” ujarnya.

    YAMMI juga menuntut pemerintah menutup secara permanen seluruh lokasi PETI di Poboya serta mengungkap dugaan pembiaran atau keterlibatan oknum aparat yang memungkinkan aktivitas tersebut tetap berlangsung.

    Africhal menilai, persoalan PETI tidak sesederhana hitam dan putih. Ada faktor ekonomi, sosial, dan kemiskinan struktural yang melatarbelakanginya. Namun, menurutnya, membiarkan aktivitas berbahaya ini dengan alasan apa pun adalah bentuk ketidakberpihakan terhadap keselamatan jiwa manusia.

    “Tidak boleh ada lagi korban yang jatuh karena kelalaian negara dalam menegakkan hukum dan melindungi warganya,” tegasnya.

    YAMMI juga mengingatkan Pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Provinsi Sulteng agar tidak hanya reaktif saat korban berjatuhan, tetapi harus proaktif mencegah tragedi serupa.

    “Diperlukan langkah komprehensif yang tak hanya fokus pada penegakan hukum, tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mereka tidak bergantung pada aktivitas ilegal yang membahayakan nyawa,” ujarnya.

    Africhal menegaskan, setiap hari tanpa tindakan tegas berarti setiap hari yang meningkatkan risiko jatuhnya korban baru.

    “Kita tidak boleh menunggu hingga lebih banyak keluarga kehilangan saudara, ayah, atau anak mereka dalam lumpur dan reruntuhan longsor,” ujarnya.

    Ia berharap tragedi Poboya menjadi titik balik bagi semua pihak untuk benar-benar serius mengakhiri praktik PETI yang telah merenggut terlalu banyak korban.

    “Biarkan ini menjadi longsor terakhir yang merenggut nyawa di Poboya,” tutupnya.(*)

  • Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

    Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

    Meskipun sepertinya PlayStation 5 baru saja diluncurkan, Sony sudah memiliki rencana untuk merilis konsol generasi berikutnya, memang tidak disebutkan namanya, anggap saja sebagai PlayStation 6.

    Dokumen yang diajukan Sony ke Otoritas Persaingan dan Pasar Inggris( CMA) yang bertentangan dengan kesepakatan Microsoft Activision yang tertunda merujuk pada sistem Sony berikutnya.

    Tanggal yang diantisipasi telah dihapus di beberapa tempat, tetapi dengan menyatukan konteks di tempat lain dalam dokumen, kami mendapatkan gambaran yang cukup jelas tentang jangka waktu yang sedang dikerjakan Sony.

    Pasti, tak terhitung yang sanggup berubah antara sekarang dan nanti. Ps5 benar-benar sulit ditemukan sampai baru-baru ini, sebab kekurangan chip.

    Sony mungkin akan memperpanjang generasi ini sedikit lebih lama untuk menghasilkan penjualan lebih.

  • Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

    Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

    Google Alphabet pada hari Selasa meluncurkan serangkaian alat kecerdasan buatan atau AI untuk gmail, dan perangkat lunak awan nya, membidik Microsoft beberapa hari sebelum saingannya diharapkan membuat pengumuman serupa.

    Dalam pemutaran ulang chatbot dogfight yang diluncurkan oleh raksasa teknologi bulan lalu, ABC disebut- sebut sebagai” tongkat ajaib” untuk perangkat lunak Google Documents populernya yang dapat menyusun blog pemasaran, rencana pelatihan, atau teks lain, kemudian merevisi nadanya sesuai kebijaksanaan pengguna, sebuah pejabat perusahaan menunjukkan kepada wartawan.

    Microsoft, sementara itu, telah menggoda acara Kamis tentang bagaimana” menciptakan kembali produktivitas dengan AI,” yang diharapkan menampilkan prosesor Word pesaingnya.

  • Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

    Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

    Microsoft siap untuk mengambil peran chatbot kecerdasan buatan (AI) barunya, kurang dari seminggu setelah melakukan perbaikan besar.

    Perusahaan mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka membawa teknologi AI baru ke aplikasi ponsel pintar Bing, serta aplikasi untuk browser Internet Edge-nya, meskipun masih mengharuskan orang untuk mendaftar daftar tunggu sebelum menggunakannya.

    Di aplikasi seluler Bing, pengguna dapat mengetuk ikon Bing untuk memulai sesi obrolan dan mengajukan berbagai pertanyaan baik secara tertulis atau menggunakan suara mereka, kata Microsoft dalam posting blog.

    Chatbot dapat berinteraksi dalam lebih dari 100 bahasa dan jawaban dapat ditampilkan dalam poin-poin, teks atau “tanggapan yang disederhanakan,” tambahnya.

  • Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

    Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

    Induk facebook, Meta sedang menjajaki pengembangan platform baru yang berdiri sendiri untuk berbagi pembaruan teks, perusahaan mengkonfirmasi kepada CNN pada hari Jumat, dalam apa yang dapat menandai pesaing baru fading terkenal untuk menghadapi Twitter karena terputus-putus di bawah Elon Musk.

    “Kami percaya ada peluang untuk ruang terpisah di mana pencipta dan tokoh masyarakat dapat berbagi pembaruan tepat waktu tentang minat mereka” kata juru bicara Meta, yang pada dasarnya menggambarkan pernyataan misi Twitter tanpa menyebutkan platformnya.

    Platform, rencana yang sebelumnya dilaporkan oleh Platformer dan MoneyControl, akan terdesentralisasi, yang berarti pengguna seolah-olah dapat membuat server atau komunitas yang berbeda, masing- masing dengan aturan mereka sendiri daripada satu platform pusat yang dikendalikan oleh Meta. Konsepnya mirip dengan Reddit atau discord, tetapi menyimpang dari cara kerja platform Meta lainnya.

  • Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

    Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

    Setelah beberapa hari ditandai dengan hiruk pikuk bank, anjloknya saham, dan intervensi pemerintah yang luar biasa, suasana di Wall Street menjadi lebih ceria pada hari Selasa.

    Mengapa? Langkah- langkah darurat pemerintah yaitu mendukung simpanan dan menyiapkan fasilitas pinjaman untuk bank yang membutuhkan uang tunai dan telah berhasil, setidaknya untuk saat ini.

    Tidak ada bank yang gagal pada hari Senin, meskipun ada kekhawatiran bahwa gejolak dari keruntuhan Silicon Valley Bank akan menyebar, menyebabkan bank-bank indigenous yang berada di posisi yang sama mengalami kerugian. Saham bank-bank itu, termasuk First Republic, telah bangkit kembali dengan tajam pada Selasa setelah aksi jual brutal pada Jumat dan Senin.

  • CEO Silicon Valley Bridge Bank Meminta Pelanggan untuk menyetor ulang dana Mereka

    CEO Silicon Valley Bridge Bank Meminta Pelanggan untuk menyetor ulang dana Mereka

    CEO Silicon Valley Bridge Bank yang baru diangkat Tim Mayopoulos meminta nasabah mengembalikan sebagian dananya ke bank.

    “Jika Anda, perusahaan portofolio Anda, atau perusahaan Anda memindahkan dana dalam seminggu terakhir, harap pertimbangkan untuk memindahkan sebagian dari mereka kembali sebagai bagian dari strategi diversifikasi deposit yang aman. Kami juga membuka bisnis untuk setiap pelanggan baru.Kami secara aktif membuka pelanggan baru. akun dari semua ukuran dan membuat pinjaman baru” tulisnya.

    CEO juga meyakinkan pelanggan bahwa dispositor memiliki akses ke dana mereka dan bahwa semua simpanan dilindungi oleh FDIC, menggemakan pesannya sehari sebelumnya.”